JAGAD.ID – Asmaul husna adalah nama-nama Allah yang indah yang sering kita baca dalam dzikir, pembiasaan di sekolah, dan doa sehari-hari. Dalam pembahasan ini, kita akan memahami asmaul husna dari sisi dalil Al Quran dan hadis yang paling sering dijadikan rujukan, sekaligus membahas cara mengamalkannya dengan aman, tidak berlebihan, dan tetap sesuai adab.
Kita juga akan lihat kenapa topik asmaul husna kembali ramai di 2026, terutama karena praktik pembiasaan di madrasah dan ruang digital yang makin kuat mendorong konten religi mudah viral. Di akhir, ada daftar asmaul husna versi Arab dan latin, plus tips menghafal yang realistis untuk pemula.
Asmaul husna berarti nama-nama Allah yang paling indah.
Cara mengamalkannya bisa dimulai dari membaca rutin.
Lalu pahami maknanya dan latih akhlak yang selaras.
Daftar Isi :
- Apa itu asmaul husna
- Dalil asmaul husna dari Al Quran dan hadis
- Kenapa disebut 99 nama
- Makna “ahsaha” itu apa
- Doa Asmaul Husna
- Cara mengamalkan asmaul husna
- Contoh pengamalan harian berdasarkan makna
- Kesalahan umum yang sering terjadi
- Adab saat membaca dan menghafal
- Tips cepat hafal asmaul husna untuk pemula
- 99 asmaul husna lengkap beserta artinya
- FAQ
Apa itu asmaul husna
Secara istilah, asmaul husna merujuk pada nama-nama Allah yang indah.
Di tradisi populer umat Islam, yang paling dikenal adalah 99 nama.
Dalil asmaul husna dari Al Quran dan hadis
Al Quran menegaskan bahwa milik Allah nama-nama yang terbaik.
Di Surah Al A’raf ayat 180, kita diminta berdoa dengan nama-nama itu.
Surah Al Hasyr ayat 22–24 juga menyebut banyak nama dan sifat Allah.
Hadis sahih menyebut Allah memiliki 99 nama.
Kenapa disebut 99 nama
Hadis yang masyhur menyebut “99 nama”.
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa di Al Quran ada nama Allah di luar daftar 99 populer.
Jadi angka 99 itu rujukan yang sangat terkenal.
Makna “ahsaha” itu apa
Di riwayat Bukhari, ada penjelasan bahwa menghitung bisa bermakna menghafal.
Penjelasan lain menekankan aspek memahami makna dan mengamalkan konsekuensinya.
Artinya bukan sekadar melafalkan.
Namun juga membentuk sikap yang lebih baik.
Doa Asmaul Husna
Seperti yang kita ketahui, nama-nama Asmaul Husna memiliki keistimewaan-keistimewaan. Nah, terdapat dua doa Asmaul Husna yang bisa kita baca, saat sebelum maupun setelah membaca Asmaul Husna.
Doa Pembuka Asmaul Husna
بِسْـمِ الله بَدَ ئْـنَا – وَالْحَمْدُ لِـرَ بِّـنَا. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلامُ – لِلنـَّبِيْ حَبِـيْبِـنَا. يَا اَللهُ يَارَ بَّــنَـا – اَ نْتَ مَـقْصُـوْدُنَا. رِضَاكَ مَطْـلُوْ بُـنَا – دُنْـيَانَا وَاُخْــرَانَا.
Bacaan Latin:
Bismillaahi bada’na – Wal khamdu lirabbina, Wash sholaatu wassalaam – Linnabii khabiibina, Yaa Allah yaa Robbanaa – Anta Maqshuudunaa, Ridhooka math luubunaa – Dun yaana wa uhraanaa.
Artinya:
“Dengan nama Allah, kami memulai (membaca). Segala puji bagi Tuhan kami. Shalawat dan salam untuk Nabi Kekasih kami. Ya Allah ya Tuhan Kami. Engkau Tujuan Kami, RidhaMu yang Kami Cari. Di Dunia dan Akherat Kami.”
Doa Penutup Asmaul Husna
بِاَسْمَاءِكَ الْحُسْنَىْ – اِغْـفِرْلَنَا ذُنُوْ بَـنَا. وَلِــوَالِــدِنَـا – وَذُ رِّ يَّا تِـــنَا. كَفِّـِرْعَنْ سَيِّئَاتِنَا – وَاسْـتُرْعَلَى عُيُوْبِنَا. وَاجْبُرْعَلَى نُقْصَانِنَا – وَارْفَـعْ دَرَجَاتِـنَا. وَزِدْ نَا عِلْمًا نَافِـعًا – وَرِزْ قاً وَّاسِــعًا. حَـلاَلاً طَـيِّــبًا – وَعَـمَـلاً صَالِحًا. وَنَـوِّرْ قُلُـوْ بَـنَا – وَيَـسِّـرْ اُمُـوْرَنَا. وَصَحِّـحْ اَجْسَادَناَ – دَائِـمَ حَـيَاتِــنَا. اِلَى الْخَـيْرِقَرِبْـنَا – عَنِ الشَّـرِّ بَاعِـدْنَا. وَقُـرْبَى رَجَـائُنَا – اَخِـرًا نِلْنَا الْمُـنَى. بَلِـغْ مَـقَاصِـدَنَا – وَاقْـضِ حَوَائِجَـنَا. وَالْحَمْـدُ ِلا ِلَهِـنَا – اَلَّـذِى هَــدَا نَا. صَلِّ وَسَلِّمْ عَـلَى – طَهَ خَلِيْلِ الرَّحْمَنْ. وَاَلِـهِ وَصَـحْبِـهِ – اِلَى اَخِرِ الزَّمَـانْ
Bacaan Latin:
Bi ‘asmaa ‘ikal khusnaa – Ighfir lanaa dhunuubanaa, Waliwalidiinaa – Wa dhurriyaa tinaa, Kaffir ‘an sayyi’a tinaa – Waastur ‘alaa ‘uyuu binaa, Waajbur ‘alaa nuq shoo ninaa – Waarfa’ darojaa tinaa, Wa zidnaa ‘ilmaannaa fi’aan – Warizqon Waasi’aan, Khalaalan thoyyiban – Wa’amalan sholikhaan, Wanawwir quluu banaa – Wayassir umuu ronaa, Wa shokhi’ ajsaa danaa – Daaa’ima khayaatinaa, ilal khoiri qorribnaa – ‘Anisy syarri baa’idnaa, Waalqurbaa rojaaa ‘una – Akhiiroon nilnalmunaa, Balligh maqooshidanaa – Waqdhi khawaa ‘ijanaa, Walkhamdu li’ilaahinaa – Alladhii hadaanaa, Sholli wasalim ‘alaa – Thoohaa kholiilir rokhmaan, Wa ‘aa lihii washokhbihii – ’Ilaa aakhirizzamaan.
Artinya:
“Dengan asmaul husna, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan keturunan kami. Hapuskanlah kejelekan kami dan tutuplah cacat kami. Tambahlah kekurangan kami, naikkanlah derajat kami. Tambahilah kami ilmu yang bermanfaat, rezki yang luas, halal dan bagus, dan amalan yang sholeh.
Terangkanlah hati kami, mudahkanlah urusan kami, dan sehatkanlah badan kami. Selama hidup kami, dekatkanlah kebaikan kepada kami, jauhkanlah kami dari kejelekan. Dekatlah pada allah harapan kami, akhirnya kami memperoleh kenikmatan, sampaikanlah maksud-maksud kami.
Penuhilah hajat-hajat kebutuhan kami, segala puji untuk tuhan kami yang telah menunjukkan kepada kami. Semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan. Atas thoha/Nabi Muhammad menjadi kekasih, dan keluarganya dan sahabatnya, sampai akhir masa.”
Cara mengamalkan asmaul husna
Mulai dari niat mendekat kepada Allah.
Jadikan ini dzikir yang menenangkan.
Baca dengan pelan dan tartil.
Kalau belum lancar pakai teks latin dulu.
Pilih 3 sampai 7 nama per pekan.
Fokus paham makna sebelum nambah hafalan.
Arahkan ke akhlak harian.
Misal latih sabar saat macet dan latih adil saat memutuskan.
Gunakan saat berdoa.
Ini sesuai arahan Al Quran untuk berdoa dengan nama-nama Allah.
Contoh pengamalan harian berdasarkan makna
- Ar Rahman dan Ar Rahim bisa jadi pengingat untuk lembut.
Mulai dari rumah dan chat kerja. - Al Adl mengingatkan kita adil.
Termasuk adil saat menilai orang. - Al Hafizh mengingatkan kita menjaga amanah.
Mulai dari menjaga rahasia teman. - Al Alim mengingatkan kita belajar.
Jangan sok tahu saat belum paham. - Al Ghaffar mengajak kita memaafkan.
Namun tetap pasang batas yang sehat.
Kesalahan umum yang sering terjadi
- Pertama adalah menjadikan asmaul husna sebagai jimat.
Ini rawan menggeser tujuan dzikir jadi benda. - Kedua adalah memaksa hafal cepat tanpa paham.
Hasilnya mudah lupa dan terasa berat. - Ketiga adalah menempelkan sifat Allah mentah ke manusia.
Yang aman adalah meneladani nilai akhlak sesuai batas manusia.
Adab saat membaca dan menghafal
- Jaga kebersihan dan tempat yang sopan.
Ini membantu fokus dan khusyuk. - Boleh dibaca sendiri atau berjamaah.
Banyak madrasah menjadikannya rutinitas bersama. - Kalau salah baca jangan panik.
Perbaiki pelan dan lanjut lagi.
Tips cepat hafal asmaul husna untuk pemula
- Gunakan pola 10 menit setelah Subuh.
Konsisten lebih penting dari lama. - Pakai metode pengulangan bertahap.
Hari ini 5 nama lalu ulang besok. - Rekam suara sendiri.
Putar ulang saat perjalanan. - Kalau suka kinestetik, pakai gerakan.
Metode gerak juga dipakai di banyak sekolah.
99 asmaul husna lengkap beserta artinya
Berikut daftar 99 Asmaul Husna Arab, Latin beserta artinya :
1. الرحمن : Ar Rahman
Artinya: Yang Maha Pengasih
2. الرحيم : Ar Rahiim
Artinya: Yang Maha Penyayang
3. الملك : Al Malik
Artinya: Yang Maha Merajai (bisa diartikan Raja dari semua Raja)
4. القدوس : Al Quddus
Artinya: Yang Maha Suci
5. السلام : As Salaam
Artinya: Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6. المؤمن : Al Mu’min
Artinya: Yang Maha Memberi Keamanan
7. المهيمن : Al Muhaimin
Artinya: Yang Maha Mengatur
8. العزيز : Al ‘Aziiz
Artinya: Yang Maha Perkasa
9. الجبار : Al Jabbar
Artinya: Yang Memiliki (Mutlak) Kegagahan
10. المتكبر : Al Mutakabbir
Artinya: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran
11. الخالق : Al Khaliq
Artinya: Yang Maha Pencipta
12. البارئ : Al Baari’
Artinya: Yang Maha Melepaskan (membuat, membentuk, menyeimbangkan)
13. المصور : Al Mushawwir
Artinya: Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)
14. الغفار : Al Ghaffaar
Artinya: Yang Maha Pengampun
15. القهار : Al Qahhaar
Artinya: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu
16. الوهاب : Al Wahhaab
Artinya: Yang Maha Pemberi Karunia
17. الرزاق : Ar Razzaaq
Artinya: Yang Maha Pemberi Rezeki
18. الفتاح : Al Fattaah
Artinya: Yang Maha Pembuka Rahmat
19. العليم : Al ‘Aliim
Artinya: Yang Maha Mengetahui
20. القابض : Al Qaabidh
Artinya: Yang Maha Menyempitkan
21. الباسط : Al Baasith
Artinya: Yang Maha Melapangkan
22. الخافض : Al Khaafidh
Artinya: Yang Maha Merendahkan
23. الرافع : Ar Raafi’
Artinya: Yang Maha Meninggikan
24. المعز : Al Mu’izz
Artinya: Yang Maha Memuliakan
25. المذل : Al Mudzil
Artinya: Yang Maha Menghinakan
26. السميع : Al Samii’
Artinya: Yang Maha Mendengar
27. البصير : Al Bashiir
Artinya: Yang Maha Melihat
28. الحكم : Al Hakam
Artinya: Yang Maha Menetapkan
29. العدل : Al ‘Adl
Artinya: Yang Maha Adil
30. اللطيف : Al Lathiif
Artinya: Yang Maha Lembut
31. الخبير : Al Khabiir
Artinya: Yang Maha Mengenal
32. الحليم : Al Haliim
Artinya: Yang Maha Penyantun
33. العظيم : Al ‘Azhiim
Artinya: Yang Maha Agung
34. الغفور : Al Ghafuur
Artinya: Yang Maha Memberi Pengampunan
35. الشكور : As Syakuur
Artinya: Yang Maha Pembalas Budi (menghargai)
36. العلى : Al ‘Aliy
Artinya: Yang Maha Tinggi
37. الكبير : Al Kabiir
Artinya: Yang Maha Besar
38. الحفيظ : Al Hafizh
Artinya: Yang Maha Memelihara
39. المقيت : Al Muqiit
Artinya: Yang Maha Pemberi Kecukupan
40. الحسيب : Al Hasiib
Artinya: Yang Maha Membuat Perhitungan
41. الجليل : Al Jaliil
Artinya: Yang Maha Luhur
42. الكريم : Al Kariim
Artinya: Yang Maha Pemurah
43. الرقيب : Ar Raqiib
Artinya: Yang Maha Mengawasi
44. المجيب : Al Mujiib
Artinya: Yang Maha Mengabulkan
45. الواسع : Al Waasi’
Artinya: Yang Maha Luas
46. الحكيم : Al Hakim
Artinya: Yang Maha Bijaksana
47. الودود : Al Waduud
Artinya: Yang Maha Mengasihi
48. المجيد : Al Majiid
Artinya: Yang Maha Mulia
49. الباعث : Al Baa’its
Artinya: Yang Maha Membangkitkan
50. الشهيد : As Syahiid
Artinya: Yang Maha Menyaksikan
51. الحق : Al Haqq
Artinya: Yang Maha Benar
52. الوكيل : Al Wakiil
Artinya: Yang Maha Memelihara
53. القوى : Al Qawiyyu
Artinya: Yang Maha Kuat
54. المتين : Al Matiin
Artinya: Yang Maha Kokoh
55. الولى : Al Waliyy
Artinya: Yang Maha Melindungi
56. الحميد : Al Hamiid
Artinya: Yang Maha Terpuji
57. المحصى : Al Muhshii
Artinya: Yang Maha Mengalkulasi (menghitung segala sesuatu)
58. المبدئ : Al Mubdi’
Artinya: Yang Maha Memulai
59. المعيد : Al Mu’iid
Artinya: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60. المحيى : Al Muhyii
Artinya: Yang Maha Menghidupkan
61. المميت : Al Mumiitu
Artinya: Yang Maha Mematikan
62. الحي : Al Hayyu
Artinya: Yang Maha Hidup
63. القيوم : Al Qayyuum
Artinya: Yang Maha Mandiri
64. الواجد : Al Waajid
Artinya: Yang Maha Penemu
65. الماجد : Al Maajid
Artinya: Yang Maha Mulia
66. الواحد : Al Wahid
Artinya: Yang Maha Tunggal
67. الاحد : Al Ahad
Artinya: Yang Maha Esa
68. الصمد : As Shamad
Artinya: Yang Maha Dibutuhkan (tempat meminta)
69. القادر : Al Qaadir
Artinya: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70. المقتدر : Al Muqtadir
Artinya: Yang Maha Berkuasa
71. المقدم : Al Muqaddim
Artinya: Yang Maha Mendahulukan
72. المؤخر : Al Mu’akkhir
Artinya: Yang Maha Mengakhirkan
73. الأول : Al Awwal
Artinya: Yang Maha Awal
74. الأخر : Al Aakhir
Artinya: Yang Maha Akhir
75. الظاهر : Az Zhaahir
Artinya: Yang Maha Nyata
76. الباطن : Al Baathin
Artinya: Yang Maha Ghaib
77. الوالي : Al Waali
Artinya: Yang Maha Memerintah
78. المتعالي : Al Muta’aalii
Artinya: Yang Maha Tinggi
79. البر : Al Barru
Artinya: Yang Maha Penderma (Maha Pemberi Kebajikan)
80. التواب : At Tawwaab
Artinya: Yang Maha Penerima Taubat
81. المنتقم : Al Muntaqim
Artinya: Yang Maha Pemberi Balasan
82. العفو : Al Afuww
Artinya: Yang Maha Pemaaf
83. الرؤوف : Ar Ra’uuf
Artinya: Yang Maha Pengasuh
84. مالك الملك : Malikul Mulk
Artinya: Yang Maha Penguasa Kerajaan
85. ذو الجلال و الإكرام : Dzul Jalaali WalIkraam
Artinya: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86. المقسط : Al Muqsith
Artinya: Yang Maha Pemberi Keadilan
87. الجامع : Al Jamii’
Artinya: Yang Maha Mengumpulkan
88. الغنى : Al Ghaniyy
Artinya: Yang Maha Kaya
89. المغنى : Al Mughnii
Artinya: Yang Maha Pemberi Kekayaan
90. المانع : Al Maani
Artinya: Yang Maha Mencegah
91. الضار : Ad Dhaar
Artinya: Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92. النافع : An Nafii’
Artinya: Yang Maha Memberi Manfaat
93. النور : An Nuur
Artinya: Yang Maha Bercahaya
94. الهادئ : Al Haadii
Artinya: Yang Maha Pemberi Petunjuk
95. البديع : Al Badii’
Artinya: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya
96. الباقي : Al Baaqii
Artinya: Yang Maha Kekal
97. الوارث : Al Waarits
Artinya: Yang Maha Pewaris
98. الرشيد : Ar Rasyiid
Artinya: Yang Maha Pandai
99. الصبور : As Shabuur
Artinya: Yang Maha Sabar
FAQ
Asmaul husna itu wajib dihafal semua
Tidak ada kewajiban fiqih yang memaksa semua orang harus hafal 99.
Hadis memberi kabar gembira bagi yang “menjaga” nama-nama itu.
Boleh baca asmaul husna pakai latin
Boleh untuk belajar dan latihan.
Targetnya tetap memperbaiki bacaan bertahap.
Kapan waktu terbaik membaca asmaul husna
Waktu terbaik adalah yang paling konsisten.
Banyak orang memilih pagi sebelum aktivitas.
Apa bedanya dzikir asmaul husna dan doa
Dzikir adalah mengingat Allah lewat lafaz dan makna.
Doa adalah memohon dan berharap kepada Allah.
Kenapa ada yang bilang nama Allah lebih dari 99
Karena Al Quran menyebut banyak nama dan sifat di berbagai ayat.
Hadis menonjolkan 99 sebagai kumpulan yang sangat terkenal.

