Niat Shalat Dhuha Arab Latin: Bacaan Lengkap, Arti, Waktu, dan Tata Cara

Fuad Aziz

Niat Shalat Dhuha Arab Latin

JAGAD.IDNiat shalat dhuha arab latin sering dicari saat pagi hari, apalagi ketika kita ingin mulai aktivitas dengan ibadah yang ringan. Di awal Februari 2026 juga terlihat ada banyak pembaruan artikel bertema Dhuha di media arus utama, jadi wajar kalau keyword ini lagi naik lagi.

Di artikel ini kita fokus ke bacaan niat yang paling umum dipakai, plus penjelasan singkat yang bikin paham tanpa ribet. Semua rujukan utama diambil dari sumber otoritatif seperti NU Online dan MUI.


Kenapa “niat shalat dhuha arab latin” penting buat banyak orang

Banyak orang butuh versi Arab dan Latin supaya bisa cepat praktik, terutama yang lagi belajar pelan-pelan. Di sisi lain, yang paling inti tetap niatnya hadir di hati saat takbir.

Jadi wajar kalau pencarian paling populer biasanya formatnya “arab latin dan artinya”. Format ini juga sering muncul di artikel rujukan seperti NU Online dan MUI.


Niat shalat dhuha dibaca kapan

Niat shalat dhuha dibaca di dalam hati saat mulai shalat, tepat ketika takbiratul ihram. Kalau kamu terbiasa melafalkan pelan, itu boleh sebagai bantuan fokus.

Yang penting jangan sampai jadi stres karena takut salah lafaz. Fokuskan ke tujuan shalatnya dulu, yaitu shalat sunnah Dhuha karena Allah.


Niat shalat dhuha arab latin untuk 2 rakaat

Berikut versi yang paling umum dipakai untuk Dhuha 2 rakaat. Versi ini ditulis jelas oleh NU Online dan jadi rujukan yang sangat luas di Indonesia.

Arab

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin

Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Arti

Aku niat shalat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta‘ala.


Kalau shalat dhuha 4 rakaat, niatnya beda tidak

Banyak orang mengerjakan Dhuha 4 rakaat dengan salam tiap 2 rakaat. Kalau modelnya begitu, niatnya tetap niat 2 rakaat setiap kali mulai shalat.

Kalau kamu ingin 4 rakaat sekaligus, praktik ini ada yang membolehkan, tapi yang paling aman untuk pemula adalah 2 rakaat salam lalu 2 rakaat lagi. Pola ini juga paling mudah dijaga khusyuk.


Waktu shalat dhuha yang benar

Shalat Dhuha dimulai setelah matahari naik, bukan tepat saat baru terbit. NU Online menyebut patokannya “matahari seukuran satu tombak” sampai menjelang zawal.

Dalam praktik harian, banyak jadwal shalat Indonesia juga menampilkan kolom “Dhuha” tersendiri. Kamu bisa pakai jadwal kota masing-masing supaya lebih presisi.


Waktu terbaik shalat dhuha itu jam berapa

Yang sering ditanya bukan cuma “boleh jam berapa”, tapi “paling utama jam berapa”. Beberapa penjelasan fiqih populer menyebut waktu utama saat matahari mulai terasa terik.

Kalau kamu kerja pagi, ambil yang realistis saja. Dhuha itu sunnah muakkad menurut banyak rujukan, jadi yang dikejar adalah konsistensi.


Berapa rakaat shalat dhuha

Di sumber NU Online Jabar, disebut sunnahnya 2 rakaat dan batasnya sampai 12 rakaat. Ini salah satu rujukan yang sering dikutip untuk praktik di masyarakat.

Di artikel MUI disebutkan shalat Dhuha biasa dikerjakan 2 rakaat sampai 8 rakaat. Perbedaan rentang ini umum terjadi karena variasi pendapat dan kebiasaan ulama.


Tata cara shalat dhuha singkat

Tata caranya pada dasarnya sama seperti shalat sunnah lainnya. Bedanya cuma waktunya, plus niatnya Dhuha.

Ringkasnya seperti ini.

  • Niat saat takbiratul ihram.

  • Rakaat 1: Al-Fatihah lalu surat.

  • Ruku, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud seperti biasa.

  • Rakaat 2: Al-Fatihah lalu surat.

  • Tasyahud akhir lalu salam.


Surat yang dianjurkan dibaca saat dhuha

Sebagian rujukan menyebut setelah Al-Fatihah bisa membaca Asy-Syams dan Adh-Dhuha. Ada juga opsi Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Tapi ini sifatnya anjuran, bukan syarat. Kalau kamu baru hafal surat pendek tertentu, pakai itu dulu supaya shalatnya jalan.


Doa setelah shalat dhuha yang populer

Setelah salam, banyak orang membaca doa Dhuha yang sangat populer di Indonesia. NU Online memuat teks Arab, Latin, dan terjemahnya.

Agar tidak kepanjangan di satu bagian, ini versi inti pembukanya dulu.

Arab (pembuka)

اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ …

Latin (pembuka)

Allâhumma innad dhuhâ’a dhuhâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka …

Kalau kamu mau versi full, NU Online menuliskan lengkap sampai penutupnya. Versi lengkap ini memang panjang, jadi wajar kalau banyak yang menghafal bertahap.


Apakah niat harus dilafalkan

Ini pertanyaan yang paling sering bikin orang bimbang. Dalam penjelasan NU Online, shalat tanpa niat secara lisan tetap boleh, selama niatnya ada di hati.

Di sisi lain, dalam tradisi mazhab Syafi’i yang dominan di Indonesia, melafalkan niat sering dipandang sunnah untuk membantu hati. Jadi kalau kamu nyaman melafalkan pelan, itu masih dalam koridor yang dikenal di masyarakat.


Kesalahan umum saat mencari niat shalat dhuha arab latin

Kesalahan pertama adalah mengira niat itu mantra yang kalau salah huruf jadi batal. Padahal yang utama itu maksud shalatnya, bukan gaya baca latinnya.

Kesalahan kedua adalah mengerjakan Dhuha terlalu dekat dengan waktu terbit, lalu dikira sudah aman. Patokan “matahari sudah naik” itu penting, jadi biasakan cek jadwal Dhuha di kota kamu.


Kenapa topik ini ramai lagi di 2026

Di 3–4 Februari 2026 muncul pembaruan artikel Dhuha di media besar, dari doa sampai niat dan artinya. Ini biasanya ikut memicu gelombang pencarian ulang karena orang dapat rekomendasi di feed.

Selain itu, ada juga halaman jadwal Dhuha Februari 2026 yang beredar untuk kota tertentu. Konten seperti ini biasanya ikut mendorong orang mencari “niat shalat dhuha arab latin” sebagai pelengkap praktik.


Checklist cepat biar praktiknya enak

Kalau kamu tipe yang mau langsung eksekusi, pakai checklist ini. Ini juga ramah buat dibaca di HP karena langkahnya pendek.

  • Cek waktu Dhuha di kota kamu.

  • Ambil wudhu seperti biasa.

  • Niat di hati saat takbir, boleh dilafalkan pelan kalau membantu fokus.

  • Kerjakan 2 rakaat dulu, salam.

  • Mau nambah, ulangi lagi 2 rakaat.

  • Berdoa setelah salam, pakai doa Dhuha jika hafal.


FAQ

1) Niat shalat dhuha arab latin yang paling benar yang mana

Yang paling umum dipakai di Indonesia adalah “Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā”. Versi ini ditulis jelas oleh NU Online.

2) Boleh tidak shalat dhuha tanpa baca niat “ushalli”

Boleh, selama niat shalatnya ada di hati saat takbir. NU Online menjelaskan lisan tidak wajib, yang wajib itu niat di hati.

3) Shalat dhuha minimal berapa rakaat

Minimal 2 rakaat. Setelah itu kamu bisa tambah sesuai kemampuan dan waktu.

4) Batas maksimal rakaat shalat dhuha berapa

Ada rujukan yang menyebut sampai 12 rakaat. Ada juga yang menyebut praktik umum 2 sampai 8 rakaat.

5) Dhuha itu mulai jam berapa

Mulainya setelah matahari naik, bukan saat baru terbit. Cara paling aman adalah ikut jadwal “Dhuha” di aplikasi atau situs jadwal shalat wilayahmu.

Author Image

Author

Fuad Aziz

Seorang Blogger yang cinta keluarga, mulai ngeblog sejak tahun 2019.